Senin, 17 September 2012

konsep oleh agus sudarsono

Konsep Geografi oleh Agus Sudarsono Para ahli geografi di Indonesia sepakat merumuskan konsep geografi, meliputi 10 konsep, yaitu: 1. Konsep lokasi, maksudnya dalam geografi selalu menyebut lokasi, apakah itu lokasi absolut, yaitu letak berdasarkan astronomis, atau lokasi relatif, yaitu letak berdasarkan lingkungan setempat, seperti sebelah timur sungai, seberang jalan raya, sebelah barat gunung, di antara Benua Asia dan Australia. 2. Konsep jarak, maksudnya jarak dari satu lokasi ke lokasi lain mempunyai arti penting bagi kehidupan sosial maupun ekonomi. 3. Konsep keterjangkauan, maksudnya adalah mudah atau sulitnya suatu lokasi dijangkau. Dua lokasi yang berdekatan dapat jadi sulit dijangkau karena faktor pembatas alam seperti sungai dan jurang, atau pembatas buatan seperti batas antarnegara. 4. Konsep pola, maksudnya dalam geografi mengaitkan pola gejala alam dengan kehidupan. Contohnya permukiman di dekat sungai atau jalan raya cenderung di sepanjang tepi sungai atau jalan raya, permukiman di lereng bukit cenderung tersebar, dan permukiman di daerah dataran cenderung mengelompok. 5. Konsep geomorfologi, maksudnya bahwa dalam geografi selalu berbicara mengenai bentuk permukaan bumi. 6. Konsep aglomerasi, artinya kecenderungan adanya pengelompokan dalam hal aktivitas manusia. Contohnya pengelompokan permukiman daerah kumuh (slum area), permukiman daerah elit (real estate), pusat perdagangan, sentra industri makanan, dan sebagainya. 7. Konsep perbedaan wilayah, artinya bahwa dalam geografi selalu ada perbedaan antarkomunitas. Misalnya ada perbedaan nyata antara perkotaan dan pedesaan, kehidupan penduduk wilayah pantai dan pegunungan, dan sebagainya. 8. Konsep interaksi, maksudnya saling memengaruhi antara aktivitas satu daerah dengan lain wilayah. Misalnya daerah pegunungan menghasilkan sayur-mayur dan buah-buahan, daerah perkotaan menghasilkan barang industri sandang, kebutuhan rumah tangga dan sebagainya. Satu daerah memerlukan barang dari daerah lain, demikian juga sebaliknya. 9. Konsep nilai kegunaan, artinya bahwa nilai kegunaan suatu sumber bersifat relatif. Daerah wisata memiliki nilai yang berlainan bagi setiap orang. Oleh sebab itu, ada orang yang tidak pernah sama sekali mengunjungi, ada yang kadang-kadang mengunjungi, ada pula yang sering mengunjunginya. Misalnya ada orang yang mengunjungi pantai Parangtritis, tetapi ada juga yang belum pernah pergi kesana dan ada juga yang kadang-kadang mengunjungi. 10. Konsep keterkaitan keruangan, maksudnya merupakan keterkaitan antara persebaran suatu gejala dengan gejala lain. Contoh hubungan antara kemiringan lereng dengan ketebalan tanah, hubungan daerah berbatuan kapur dengan kesulitan air tanah, dan sebagainya.

Label:

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda